Postingan

Melihat Saksi Bisu, Rumah Bersejarah Peristiwa Penculikan di Rengasdengklok

Karawang - Sebuah rumah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi saksi bisu sejarah bangsa Indonesia. Adalah Rumah Rengasdengklok yang pada saat itu menjadi tempat para pemuda menyembunyikan Soekarno dan Hatta. Sejumlah pemuda tersebut antara lain Soekarni, Wikana, Aidit dan Chaerul Saleh yang berasal dari perkumpulan "Menteng 31". Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 1945 pukul 03.00. WIB, Soekarno dan Hatta dibawa ke Rengasdengklok, untuk kemudian didesak agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk bisa mencapai lokasi rumah tersebut, tak terlalu sulit. Dengan mengendarai roda empat melalui Tol Jakarta-Cikampek, lokasinya berjarak sekitar 29 kilometer dari Gerbang Tol Karawang Barat. Hampir di setiap ruas jalan selepas jalan tol pun kerap ada penunjuk jalan. Sekilas rumah itu masih cukup asri dengan dinaungi pohon rindang. Kondisinya nampak cukup baik dan terawat, meski sangat sederhana. Di ruang depan langsung terlihat dua ...

Penemuan Harta Karun di Klaten, Diprediksi Bekas Peninggalan Kerajaan Medang

Jakarta - Rabu, 17 Oktober 1990 bukan hari yang biasa bagi warga Dusun Plosokuning, Desa Wonoboyo, Klaten. Pada hari itu, sebidang lahan sawah milik Ny. Cipto Suwarno sedang digali oleh Witomoharjo dan lima orang lainnya. Mereka menggali lahan itu untuk keperluan pembangunan saluran irigasi agar air bisa turun ke sawah tersebut. Ketika penggalian mencapai kedalaman 2,5 meter, cangkul Witomoharjo membentur benda keras yang diduga batu. Setelah digali dengan hati-hati ternyata benda itu merupakan sebuah guci keramik dari Cina yang berukuran besar. Setelah dibuka, ternyata di dalam guci itu tersimpan banyak artefak emas.   Harta Karun Emas Setelah menemukan guci berisi emas, Witomoharjo langsung melaporkan penemuannya kepada perangkat desa setempat. Setelah dilakukan penggalian lagi, ternyata ada dua guci existed yang ditemukan. Masing-masing guci diperkirakan memiliki berat 8 kg. Selain itu, ditemukan juga mangkuk serta piring berbahan emas. Desa word play here menj...

Kisah Shunsuke Nakamura, yang Menjadi Pemain yang Menakutkan Bagi Setan Merah yang Sampai Saat Ini Masih Main di Usia 43th

Bagi para pendukung Manchester United (MU), nama Shunsuke Nakamura tentu sudah tidak asing lagi. Pemain asal Jepang itu kini masih aktif bermain di usia 43 tahun. Ya, Shunsuke Nakamura merupakan salah satu mimpi buruk bagi MU. Momen itu terjadi di pentas Liga Champions 2006 kala 'Setan Merah' bertemu dengan Celtic FC. Nakamura mampu melesakkan dua gol dalam dua pertemuan lawan MU. Tendangan bebas kaki kiri eks pemain Timnas Jepang itu berhasil menjebol salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang masa, Edwin van der Sar. Nakamura kala itu berhasil mencetak gol penyama kedudukan bagi Celtic pada pertemuan pertama dengan MU di fase grup, namun timnya tumbang dengan skor 2-3. Lalu, di pertemuan kedua, gol tunggal tendangan bebasnya membawa Celtic menang atas MU. Momen tersebut tentu juga berkesan di hati para pecinta sepak bola. Tentu menarik membahas kiprah Nakamura yang hingga saat ini masih tercatat bermain di kampung halamannya pada usia senja. Menurut catatan Transfermarkt, Na...

Kursi Untuk Penerbangan Perusahaan Blue Origin Ke Antariksa Berhasil Dilelang Dengan Harga Rp 398 Miliar

Jakarta -  Perusahaan penerbangan luar angkasa Blue Origin yang dimiliki mantan CEO Amazon Jeff Bezos telah mendapati pemenang lelang untuk ikut terbang ke antariksa. Lelang itu mencapai nilai US$ 28 juta atau setara dengan Rp 398 miliar pada gelaran lelang secara digital itu. Blue Origin mengumumkan kemenangan lelang melalui akun Twitter resmi. Lelang itu diketahui dibuka pada nilai US$ 4,9 juta atau sekitar RP 69 miliar dengan lebih dari 20 penawar berpartisipasi. Mengutip ABC News by means of The Hall, Senin (14/6), sekitar 7.600 orang dari 159 negara telah mendaftar untuk menawar kursi penerbangan luar angkasa itu. Blue Beginning mengatakan uang hasil lelang kursi penerbangan antariksanya tersebut akan disumbangkan ke organisasi nirlaba, Club for The Future. Nama Pemenang Akan Diumumkan Langkah itu disebut-sebut untuk menginspirasi generasi masa depan utuk mengejar karir di bidang STEM (Scientific research, Modern Technology, Engineering, Mathematic) dan membantu menciptakan ke...

Bos Xiaomi Indonesia Marah Karena Iklan Infinix, Ancam Lapor Ke Kementerian

Jakarta -  Bos Xiaomi Indonesia, Alvin Tse, kedapatan marah di media sosial usai Infinix publishing iklan HP baru mereka. Country Supervisor Xaomi Indonesia itu menganggap, Infinix telah melakukan perbandingan spesifikasi yang keliru dengan HP Redmi 9T. Masalah ini bermula ketika Infinix Indonesia publishing iklan Infinix Hot 10S di akun resmi Instagram perusahaan, Rabu (2/6). Dalam unggahan tersebut, Infinix membandingkan Hot 10S dengan sebuah HP yang disebut "Katanya Jawara" dengan latar belakang tulisan 9T. Istilah "Jawara" sendiri kerap dipakai Xiaomi sebagai branding HP Redmi mereka. Meski tak secara langsung menyebut HP yang dibandingkan adalah Redmi, postingan Infinix itu dikecam Alvin Tse karena tak mencantumkan spesifikasi yang sesuai dengan Redmi 9T. " Saya enggak biasanya mengomentari secara langsung (posting-a brand) lain namun ini sangat buruk dan keliru!" tulis Alvin Tse lewat akun Instagram pribadinya, setelah seorang pengguna meminta tangga...

Beberapa Hal yang Harus Dilakukan Usai Mendapat Vaksinasi

Jakarta -  Pemberian vaksinasi COVID-19 merupakan salah satu hal yang diupayakan agar pandemi ini cepat berakhir. Pemberian vaksinasi ini dilakukan secara bertahap dan bergiliran. Walaupun pada saat ini pemberian vaksinasi COVID-19 masih sebatas pada tenaga kesehatan, namun tak ada salahnya untuk mulai bersiap-siap. Hal ini termasuk menyiapkan mengenai hal apa yang harus kita lakukan usai mendapat vaksinasi. Usai mendapat vaksinasi, tentu kamu bisa sedikit bernapas lega dari ketakutan terinfeksi. Walau begitu, kamu juga tak bisa sembarangan dalam melakukan aktivitas seperti sebelum masa pandemi lalu. Hal apa saja yang perlu dilakukan dan diperhatikan? Dilansir dari Livestrong, berikut sejumlah hal yang perlu kamu lakukan usai mendapat vaksinasi. Pastikan Kapan Vaksinasi Dosis Kedua Vaksin COVID-19 yang beredar pada saat ini rata-rata membutuhkan dua dosis suntikan. Vaksin yang berbeda memiliki rentang waktu yang juga berbeda antara suntikan pertama dan kedua. Oleh karena itu, pasti...

Lonjakan Kasus Covid-19 Baru Pada Klaster Perkantoran, Waspadalah !

Jakarta -  Di tengah penerapan PPKM skala mikro, kehidupan di ibu kota berangsur normal dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Salah satu sektor yang sudah mulai memasuki typical baru adalah perkantoran. Namun, Pemprov DKI menemukan fakta mengejutkan. Kasus corona di klaster perkantoran Jakarta mengalami peningkatan signifikan nyaris 3 kali lipat dari angka sebelumnya. Kenaikan ini dinilai berbahaya karena bisa menyebar hingga ke klaster keluarga. Ketua Komisi E DPRD DKI Iman Satria mendesak Dinkes DKI kembali melakukan 3T (examination, tracing, therapy). Hal tersebut sebagai upaya menurunkan kasus COVID-19 di klaster perkantoran, serta mencegah masifnya penyebaran infection corona. "Saya minta Dinkes tolong lakukan 3T. Digalakkan lagi examination, mapping, therapy. Jangan mengendur lagi. Saya lihat Dinkes sudah mulai mengendur lagi dengan 3T-nya nih," kata Iman, Senin (26/4). Iman juga menegaskan harus ada tindakan tegas terhadap kantor yang membandel. Ia bahkan memi...